yap benar...perjalanan kali ini berasal dari sebuah kegelisahan di hati yang semakin menderu..sumpek, bosen dengan rutinitas yang menjadi santapan sehari hari..akhirnya saya putuskan untuk melakukan sebuah journey..
pilihan tujuan backpackeran kali ini saya putuskan untuk explore Meru Betiri National Park..selain belum pernah kesana..saya juga penasaran dengan eksotisme alam yang tersedia di area Meru Betiri..hhmm ( menarik sekali untuk dikunjungi setelah searching di google )
setelah cari teman kesana kesini untuk jadi partner trip kali ini..terkumpul lah 1 orang yang cukup gila untuk menemani saya..haha..handar beny prakoso seorang pecinta alam asli Jember jawa timur..
Perjalanan dimulai dari Jember menuju Jajag ( banyuwangi ) yang kami tempuh selama 2 jam via bus umum.Sesampai di jajag kami menuju ke Pesanggaran..masih banyak angkutan umum yang menuju kesana..tarifnya 20rb/orang yang perjalanannya sekitar 1 jam..
dari Pesanggaran menuju area Meru Betiri tidak banyak angkutan umum yang menuju kesana...hampir dikatakan tidak ada..pilihannya cuma ada ojek,carter mobil, atau kalau masih beruntung bisa menjumpai Truck yang menuju Sukamade ( yang hanya Pulang pergi pesanggaran -sukamade 1 kali sehari nya )
beruntung...kami masih menemukan truk yang lagi berbelanja di pasar untuk kebutuhan logistik warga kampung Sukamade..
Setelah berbincang dengan sopir truck yang akan kami tumpangi sembari menunggu belanja logistik,kami segera naik ke atas truck yang akan mengantar kami menuju pintu masuk Meru Betiri..Perjalanan memakan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan melewati desa Sarongan
Rute menuju Pintu masuk Meru Betiri cukup menantang karena merupakan areal perkebunan sehingga jalan yang dilalui sebagian besar bukan aspal dan sangat bergelombang..sehingga penumpang cukup terombang ambing ke kiri dan ke kanan di atas truk mirip sekali dengan rafting..haha..bisa dikatakan rafting darat..Kami sampai di pintu masuk Meru Betiri sekitar jam 17.00 WIB dan langsung registrasi untuk masuk ke area Meru Betiri National Park
Day # 1 ( Pantai Rajegwesi )
Setelah registrasi di pintu masuk , kami langsung diantar oleh petugas TNMB menuju tempat mendirikan tenda di camping ground pantai rajegwesi...karena sebelumnya kami minta ijin untuk mendirikan camp di teluk ijo dan tidak diperbolehkan dengan alasan tidak safety untuk pengunjung.Sehingga dengan terpaksa kami mengikuti saran petugas TNMB untuk mendirikan camp di pantai Rajegwesi.
Di sekitaran pantai banyak para nelayan yang menjual ikan laut hasil memancing atau menjala di sekitaran rajegwesi.tapi mayoritas ikan yang dijual disini adalah ikan tongkol dan ikan lemuru.tapi jangan khawatir soal harga..karena menurut saya harga ikan disini sangat murah..untuk ikan tongkol kisaran 2,5 kg para nelayan itu menjual dengan harga Rp.20.000...dan untuk ikan lemuru dengan rp.5000 sudah dapat 1 kantong plastik medium..PENUHHH..yap..murah sekali menurut saya..alhasil malam harinya kami bisa barbeque time dadakan di pinggir pantai..
Pagi di Pantai Rajegwesi
keluarga nelayan panen ikan lemuru
.....( bersambung ke day # 2 teluk ijo )


wow..mantap masbrooo...
BalasHapushaha..thanx sobat..
BalasHapus