Minggu, 06 Juli 2014

Teluk Bande alit ..Kembali ke Peradaban

Hari ke 6 Kami di area Meru Betiri...
   Dari Teluk Meru kami berangkat menuju Ke Bande alit dimana disana terdapat Pintu keluar dari Meru Betiri dan Kami akan segera Kembali ke Peradaban..haha..Jalur menuju Bandealit dari teluk meru tidak mudah dicari..Kami berjalan menyusuri 4 km pantai di teluk meru dan tidak menemukan jalan masuk ke perbukitan menuju bande alit..Setelah cukup lama mencari jalur kami pun sebentar beristirahat untuk mendinginkan pikiran biar bisa dengan tenang mencari jalur masuk nya...yahh..we're get lost here..
   Setelah bersusah payah mencari tanda masuk ke perbukitan menuju bande alit akhirnya..voilaaa..kami melihat tali rafia merah terikat di ranting pohon..yaaa..itu adalah tanda rute yang dibuat oleh komunitas pecinta alam yang pernah menuju kemari..Thanks LLA ( Lomba lintas alam ) 2013 ..jarak yang ditempuh juga hampir sama dengan bukit bukit yang kami lalui sebelumnya...Setelah 4 jam menyusuri bukit kami mendengar suara ayam berkokok...Naahhh..ini tandanya kami sudah dekat ke perkampungan..haha..akhirnyaaa...perkampungan itu bernama Sumber gadung...mayoritas penduduknya berbahasa Madura..jadi kami agak susah berkomunikasi dengan mereka..karena tidak semua warga bisa berbahasa indonesia..Setelah sedikit beramah tamah dengan mereka dan bertanya arah menuju bande alit kami segera melanjutkan perjalanan..Masih jauh ternyata..8 km..hahaa...tapi rute yang dilalui bukan hutan lagi..melainkan areal perkebunan,,

   Di sepanjang jalan kami menemui Banyak kebun Buah..Belimbing dan sirsak...ahaaa..dan Kamipun mengambil beberapa buah itu sebagai teman perjalanan ( setelah ijin pemilik kebun dulu pastinya ).. Kami sampai di Pantai Bande alit jam 18.00 WIB..karena lumayan sepi maka kami segera mendirikan tenda..walaupun sepi tapi pantai ini hanya berjarak 200 meter dari kampung nelayan..jadi jangan khawatir kalau kehabisan bekal..banyak warung disini..Bangun pagi jam 6.00 WIB ( 29 juni 2014 ) kami bikin sarapan dari bekal terakhir..yaa..logistik kami ngepass...tinggal 3 bungkus mie goreng..haha..cukup buat mengisi tenaga yang sedikit pulih setelah beristirahat..

Muara timur BandeAlit


Jam 9.00 WIB kami segera packing tenda dan perlengkapan lainnya..karena jarak dari pantai menuju gerbang keluar Meru betiri lumayan jauh..sekitar 10 KM melintasi areal perkebunan dan hutan..



Kami sampai di Gerbang Meru Betiri daerah curah nongko sekitar jam 17.00 WIB..dan akhirnya kamipun menjumpai jalan aspal..haha..walaupun jalanannya sudah aspal tapi untuk kembali ke Jember sudah tidak ada lagi angkutan umum..maka kami mencari tumpangan truk truk yang mengangkut batu dari curah nongko menuju ambulu ( salah satu kecamatan di kabupaten jember )..tapi tidak ada yang langsung menuju kesana..alhasil kami oper oper tumpangan menuju ke ambulu..

Kami sampai di ambulu jam 19.00 WIB setelah 3 kali oper tumpangan...sesampai disana dengan sisa batere di hape..saya menghubungi teman di jember untuk minta jemputan..haha..karena sudah tidak ada angkutan ke jember kalau malam..Kami menunggu di alun alun ambulu sekitar 1 jam..dan setelah teman saya datang ,,kami segera pulang ke Jember..dan selesailah trip saya kali ini 7 hari 6 malan di Meru betiri..
vivat et floreat..terus hidup dan berkembang kawan..
see you at the next trip..
 
 


Teluk Meru yang tersembunyi

Hari ke 5 kami di Meru Betiri...
   Rute Dari Teluk Permisan Ke teluk meru sama dengan rute dari desa sukamade ke teluk permisan..yaitu Jungle track..penanda arah kita cuma tali rafia berwarna merah yang diikat di ranting pohon yang sudah banyak yang hilang..jadi kami agak kesusahan mencari rute yang benar karena banyak jalan setapak yang dibuat oleh pemburu atau pencari kayu..Waktu berangkat dari teluk permisan jam 09.00 WIB , perjalanan kami sempat terhenti ..karena tiba tiba air laut pasang..sehingga kami tidak bisa melewati tebing di pinggir pantai yang merupakan satu satu nya akses darat  keluar dari Teluk Permisan..alhasil kami menunggu selama 1 jam untuk menunggu air laut sedikit surut..
   Setelah 6 jam Jungle track yang rutenya naik turun bukit ( cukup melelahkan ) ..Kami akhirnya sampai di Teluk Meru jam 16.00 WIB..hamparan pantai pasir coklat  yang sangat panjang terlihat didepan mata..4km total panjang pantai dari ujung ke ujung..wow...di pinggiran pantai banyak terdapat batu alam yang berwarna warni..Dan sekali lagi..Hanya kami berdua yang berada disini..Private Beach Lagiiiiiiii...


Melihat Langit bermain dengan warna

Menjelang malam kami segera mendirikan tenda di muara timur teluk meru,,cahaya bintang tak bosan menerangi kami di gelapnya malam di teluk meru..bener bener steril dari cahaya lain kawan..hanya bintang..kamu harus kesini..WAJIB..karena semakin malam semakin dingin..maka kami mengumpulkan sampah laut yang berupa kayu dan mulai membuat api unggun untuk menghangatkan diri dan mengeringkan sepatu dan pakaian saya yang basah akibat terkena air pasang di perjalanan tadi..


Keesokan Paginya kami disuguhi dengan Jernihnya Biru Langit yang seakan tak mau kalah dengan Hijaunya daun di perbukitan..Cuaca seakan bersahabat dengan perjalanan kami selanjutnya yang akan kami teruskan ke Pantai Bande alit.



( Bersambung ke bandealit Meru betiri trip day # 6 )




Teluk Permisan Surga di Meru Betiri

   Setelah Malamnya kami puas melakukan pengamatan Penyu di Pantai Sukamade..esok harinya kami berangkat menuju Desa Sukamade yang berjarak 5 km melintasi areal Perkebunan..banyak hewan liar seperti Elang, Rangkok, Monyet dan ratusan burung kicau sepanjang perjalanan Ke desa Sukamade yang kami tempuh selama 2 jam berjalan kaki...Sepanjang jalan kami bertemu dengan warga Desa sukamade yang mayoritas bekerja di perkebunan..Mereka amat sangat ramah sekali..tegur sapa tiada henti terucap dari warga yang berpapasan sepanjang jalan..

Rute yang dilalui menuju desa sukamade

   Kami sampai di desa sukamade sekitar jam 12.00 WIB..disana banyak warung kelontong dan ada warga yang menjual rujak pecel khas sukamade..mayoritas warga disana berbahasa jawa.
karena kami harus mengumpulkan info tentang rute menuju teluk permisan..maka kami sedikit beramah tamah dengan masyarakat sekitar dan bertanya tentang detail jalur menuju ke teluk permisan. jalur yang akan dilalui hanya jalur setapak dan masuk hutan perbukitan..setelah mendapatkan info yang cukup kami segera mendirikan tenda di pinggir desa sukamade karena untuk melanjutkan perjalanan sudah terlalu sore.
   Jarak antara Desa Sukamade sekitar 7 km dihitung lurus dari udara dan memakan waktu 4 jam menurut informasi yang kami dapat...Kami start dari Desa sukamade jam 08.00 WIB..Jalur dari sini lumayan membingungkan karena banyak jalur setapak yang menipu ( bukan jalur sebenarnya ) yang dibuat oleh pencari kayu bakar..tanjakan nya lumayan curam , sehingga cukup menguras tenaga..
   Setelah 5 jam berada di dalam hutan..samar samar kami mendengar suara ombak yang perlahan mulai jelas terdengar...mulai merasa lega karena jalur yang kami lalui benar...setelah menuruni bukit selama sekitar 1 jam..kami langsung disuguhi pemandangan air terjun dan telaga yang sangat jernih airnya..dan kami pun menyempatkan untuk membersihkan diri di telaga sebelum teluk permisan

   Air disini Sangat Jernih sekali..Gemericik air dan kicauan Burung Terdengar Ramai sekali..Rangkok dan Kawanan Monyet saling bersahut sahutan menambah ramai suasana Telaga..Ikan di dalam telaga juga tidak terganggu akan kehadiran kami..mereka malah mengerubuti kami waktu menceburkan diri ke dalam telaga..terdengar seperti terapi ikan kan?? haha..Hampir dikatakan jarang sekali ada orang yang kemari..Kebanyak para Nelayan yang memancing di pinggiran tebing dan mengambil air minum disini..itupun tidak tiap hari ada nelayan yang berkunjung kesini..
Telaga di teluk Permisan

   Kami sampai di Teluk Permisan Jam 15.00 WIB..Hamparan pantai berpasir coklat dan deburan ombak yang tenang Menyambut kami disana...NOBODY THERE....yaa..hanya kami berdua yang berada di Teluk Permisan..haha..
Teluk Permisan

Muara timur Teluk Permisan

Permisan Sunset

Permisan Sunset

   Sekitar Pukul 17.00 WIB Kami Berjumpa dengan Nelayan yang bersandar ke teluk permisan..mereka habis menyebar jala di tengah lautan dan singgah di teluk permisan untuk memancing ikan..Kamipun berbincang dengan mereka..Dedi, rendra dan 1 orang lagi lupa namanya..mereka berasal dari payangan ambulu kabupaten jember..Setelah Berbincang dan makan malam yang lauk nya pemberian dari mereka..ya..IKAN BAKAR lagiii..yuhuuuuu..makanan favorit..hahahahaha..kamipun segera beristirahat untuk memulihkan kondisi fisik.

Sedikit Mengintip Kebesaran-Mu
Camping Time

   Pagi harinya kami Packing dan bersiap melanjutkan perjalanan ke teluk Meru..Para nelayan itu sudah meninggalkan teluk permisan pada pagi buta..dan kami tidak sempat mengucapkan terimakasih atas Ikan bakarnya..Terimakasih Kawan baru..Suatu saat aku akan mengunjungimu di payangan

( Bersambung ke Teluk Meru )


Sabtu, 05 Juli 2014

Teluk ijo dan Pantai Sukamade ( Day #2 Meru Betiri Trip )

   Setelah Camp di Pantai Rajegwesi semalam...Esok harinya Kami segera Packing tenda dan Berangkat ke Teluk ijo ( Green Bay ) Yang berjarak +- 3km dari Pantai Rajegwesi dan kami tempuh dalam waktu 1 jam berjalan kaki sambil menikmati Rindangnya pohon dan kicauan burung pagi sepanjang jalan.Sesudah menuruni bukit yang lumayan melelahkan akhirnya kami masuk area Green bay...pemandangan pertama yang disuguhkan kepada kami adalah Stone Shore ( Pantai Batu ) hamparan batu alam membentang sepanjang pantai..


ikon teluk ijo ( green bay )
Me @ GreenBay

   Kami sampai di Teluk ijo sekitar jam 07.00 WIB..jadi masih sepi sehingga hamparan pasir putih dan hijau kebiruan nya warna air bisa kami nikmati secara Private..haha..serasa punya pantai pribadi kalau masih pagi..
Enjooyyyy your life here my friend..



   Jam 09.00 WIB pantai mulai ramai dipadati oleh pengunjung yang kebanyakan wisatawan lokal yang berasal dari Banyuwangi, Jember dan sekitarnya..Penjaja minuman dan makanan pun ada disini sehingga jangan khawatir apabila tidak membawa bekal cukup..untuk harga makanan / minuman disini gak mahal kok..tenang saja cocok untuk kantong backpacker :D

   Setelah merasa cukup Menikmati Green Bay..Jam 11.00 WIB Kami segera melanjutkan perjalanan ke Pantai Sukamade yang berjarak Kurang Lebih 9km dan tidak ada angkutan umum yang menuju kesana..sehingga kami pun berencana berjalan kaki..tetapi di tengah perjalanan kami menjumpai sekelompok pekerja yang memperbaiki jalan dengan menyusun batu batuan di sepanjang jalan..dan akhirnya kami pun mendapatkan tumpangan menuju Area Sukamade..Perjalanan kami tempuh selama 2 jam menggunakan Truk..dan kami turun di pertigaan yang menuju pantai sukamade dan desa sukamade.


   Sebelum menuju ke Pantai Sukamade kami menyempatkan diri bermain air dan membersihkan diri di sungai yang sangat jernih di area sukamade



Never Stop Exploring

   Dari sungai Kami berjalan ke arah Pantai sukamade yang berjarak sekitar 1 km dari pertigaan tempat kami turun dari numpang truk tadi..kami sampai disana sekitar jam 16.00 WIB dan segera registrasi untuk para tamu dan membayar tarif mengamati penyu bertelur sebesar Rp.100.000 /grup ( maksimal 10 orang /grup )
Dikarenakan Pengamatan penyu dimulai jam 20.00 WIB ..maka kami mendirikan tenda dulu di depan kantor konservasi penyu sukamade..sembari membuat kopi dan mie rebus..( yummy )..


    Pengamatan dimulai jam 20.00 WIB ..kami berjalan menuju pantai yang bejarak 500 meter dari kantor..penggunaan senter / lampu penerangan tidak diperbolehkan disini ,karena dapat mengganggu aktifitas penyu yang sedang bertelur..Penyu Hijau merupakan Penyu yang paling sering mendarat di Pantai Sukamade dengan panjang sekitar 1,2meter dan berat 100 Kg..Tak kurang dari 100 butir telur setiap kali mereka bertelur di Pantai sukamade..mereka tidak mengerami telurnya tetapi menimbun telur telurnya dengan pasir setinggi minimal 1 meter..



  Setelah Induk Penyu kembali ke laut..maka tim konservasi dari sukamade segera mengambil telur penyu untuk dibawa di tempat konservasi yang tersedia di kantor...Dari 100 an telur yang menetas hanya 75% yang akan berhasil menetas dan hanya 10% saja yang berhasil hidup setelah dilepaskan di pantai..aaahhh..sungguh kasihan mereka..
Jam 24.00 WIB Pengamatan selesai dan kami kembali ke tenda untuk beristirahat dan menunggu acara pelepasan tukik di pantai esok pagi nya..
Goodnight...for good..:D

(Bersambung ke Day#3 Desa Sukamade - Teluk Permisan )




Jumat, 04 Juli 2014

Pantai Rajeg wesi (Seven Day in Meru Betiri National Park)

 Berawal dari sebuah kegelisahan...
yap benar...perjalanan kali ini berasal dari sebuah kegelisahan di hati yang semakin menderu..sumpek, bosen dengan rutinitas yang menjadi santapan sehari hari..akhirnya saya putuskan untuk melakukan sebuah journey..
pilihan tujuan backpackeran kali ini saya putuskan untuk explore Meru Betiri National Park..selain belum pernah kesana..saya juga penasaran dengan eksotisme alam yang tersedia di area Meru Betiri..hhmm ( menarik sekali untuk dikunjungi setelah searching di google )
setelah cari teman kesana kesini untuk jadi partner trip kali ini..terkumpul lah 1 orang yang cukup gila untuk menemani saya..haha..handar beny prakoso seorang pecinta alam asli Jember jawa timur..

   Perjalanan dimulai dari Jember menuju Jajag ( banyuwangi ) yang kami tempuh selama 2 jam via bus umum.Sesampai di jajag kami menuju ke Pesanggaran..masih banyak angkutan umum yang menuju kesana..tarifnya 20rb/orang yang perjalanannya sekitar 1 jam..
dari Pesanggaran menuju area Meru Betiri tidak banyak angkutan umum yang menuju kesana...hampir dikatakan tidak ada..pilihannya cuma ada ojek,carter mobil, atau kalau masih beruntung bisa menjumpai Truck yang menuju Sukamade ( yang hanya Pulang pergi pesanggaran -sukamade 1 kali sehari nya )
beruntung...kami masih menemukan truk  yang lagi berbelanja di pasar untuk kebutuhan logistik warga kampung Sukamade..

   Setelah berbincang dengan sopir truck yang akan kami tumpangi sembari menunggu belanja logistik,kami segera naik ke atas truck yang akan mengantar kami menuju pintu masuk Meru Betiri..Perjalanan memakan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan melewati desa Sarongan
   Rute menuju Pintu masuk Meru Betiri cukup menantang karena merupakan areal perkebunan sehingga jalan yang dilalui sebagian besar bukan aspal dan sangat bergelombang..sehingga penumpang cukup terombang ambing ke kiri dan ke kanan di atas truk mirip sekali dengan rafting..haha..bisa dikatakan rafting darat..Kami sampai di pintu masuk Meru Betiri sekitar jam 17.00 WIB dan langsung registrasi untuk masuk ke area Meru Betiri National Park


Day # 1  ( Pantai Rajegwesi ) 

   Setelah registrasi di pintu masuk , kami langsung diantar oleh petugas TNMB menuju tempat mendirikan tenda di camping ground pantai rajegwesi...karena sebelumnya kami minta ijin untuk mendirikan camp di teluk ijo dan tidak diperbolehkan dengan alasan tidak safety untuk pengunjung.Sehingga dengan terpaksa kami mengikuti saran petugas TNMB untuk mendirikan camp di pantai Rajegwesi.
   Di sekitaran pantai banyak para nelayan yang menjual ikan laut hasil memancing atau menjala di sekitaran rajegwesi.tapi mayoritas ikan yang dijual disini adalah ikan tongkol dan ikan lemuru.tapi jangan khawatir soal harga..karena menurut saya harga ikan disini sangat murah..untuk ikan tongkol kisaran 2,5 kg para nelayan itu menjual dengan harga Rp.20.000...dan untuk ikan lemuru dengan rp.5000 sudah dapat 1 kantong plastik medium..PENUHHH..yap..murah sekali menurut saya..alhasil malam harinya kami bisa barbeque time dadakan di pinggir pantai..


 Pagi di Pantai Rajegwesi

keluarga nelayan panen ikan lemuru 

.....( bersambung ke day # 2 teluk ijo )